Click for more products.
No produts were found.

Vibe Coding: I Vibe, AI Coding

Posted on5 Months ago by 400

Now is the time for developers !!!

Saya masih ingat jaman dulu ketika saya coding Java, saya melihat programmer yang pakai Visual Studio .NET dengan tatapan meremehkan, seolah mereka bukan coder sejati

“True man can code even with Notepad!!!”



Demikian juga dengan tool bernama Macromedia Dreamweaver (untuk membuat design web cukup dengan klak-klik saja)

“Apaan itu tinggal tarik-tarik (drag & drop) doank jadi? Coding gak ada jiwanya”




Saat itu, kemudahan membuat sebagian komunitas hardcore coder merasa tercoreng muka (lebih tepatnya tidak terima karena sudah susah payah belajar, tiba-tiba ada tools yang bikin hidup orang lain jadi gampang)

Bahkan bisa melakukan config dan setting Apache dan PHP agar bisa jalan aja sudah merupakan kebanggaan, sampai kehadiran PHPTriad (later known as XAMPP) membuat saya kesal juga

“Kok jadi gampang banget”

 

Look at me now

“Copilot, gambar kiri dan kanan gak seimbang”

“Copilot, ini login page ambil dari table apa”

“Oh admin hardcode dari web.config? cariin value di web.config nya lah, males amat lu kaya gitu musti disuruh”

“Copilot, bikinin query buat ambil processing time tapi dikurangin waiting time pake mysql, udah lupa sintaks mysql nih”

“Copilot, bikinin dokumentasi dari logic function ini lah, males gue bikin dokumentasi”

 

(Ilustrasi diatas hanya utk dramatisasi, gunakan prompt yg singkat padat jelas utk best practice)

 

Yeah, that’s me now…

Yeah, I know…

But I’m making more money and solve more issue with less time and effort

A fact I can’t argue, a past I can’t go back

 

So now I’m vibing, while my AI coding

Yes, I’m Vibe Coding



Saat nya jadi mandor, biar AI yang mengerjakan detil pertukangan. Roles are changing.

Junior developer sekarang lebih banyak prompting, review AI code, dan debugging pakai AI juga. Namun junior developer cenderung rentan terhadap over-trusting and over-dependent to AI.

Senior developer harus bisa review terkait konteks bisnis, guide terkait prompting, dan mengatur standar coding dan penggunaan AI. Senior developer harus bisa menjadi mercusuar karena sudah pengalaman dalam menggunakan dan TIDAK menggunakan AI, sehingga memiliki sudut pandang lebih netral.

 

Dunia terus bergerak maju, tidak akan ada lagi dunia tanpa AI. Semua akan adopsi AI pada saatnya. Anda tidak menggunakan, saingan anda akan menggunakan. Tidak bergerak maju adalah sama dengan bergerak mundur perlahan.

 

Now is the time for Human-Machine Collaboration Culture !!!

Related articles
Leave a Comment
Leave a Reply
Please login to post a comment.

Menu

Settings

Click for more products.
No produts were found.